
Mataram – Dosen Program Studi Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan (PPKn) Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Muhammadiyah Mataram (UMMAT) melaksanakan kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) dengan tema “Peningkatan Kompetensi Guru TK ABA Kota Mataram melalui Pengembangan Modul Ajar Diferensiasi Berbasis Deep Learning Berbantuan Flipbook.” Kegiatan tersebut dilaksanakan pada Sabtu, 27 Juni 2026, pukul 09.30–12.30 WITA, bertempat di Aula Fakultas Kedokteran Universitas Muhammadiyah Mataram, Jalan Anyelir No. 2–4, Gomong, Kecamatan Selaparang, Kota Mataram, Nusa Tenggara Barat.
Kegiatan pelatihan ini diikuti sekitar 47 peserta yang terdiri atas kepala sekolah dan guru TK ABA, kepala SD, serta guru Aisyiyah di Kota Mataram. Para peserta menunjukkan antusiasme tinggi selama kegiatan, baik ketika mengikuti penyampaian materi, diskusi, maupun sesi tanya jawab dengan para narasumber.
Pelatihan menghadirkan tiga narasumber dengan kompetensi pada bidang pembelajaran mendalam, kurikulum, dan media pembelajaran digital. Dr. Abdul Sakban, M.Pd. menyampaikan materi tentang Pembelajaran Deep Learning Berbasis Diferensiasi. Selanjutnya, Dr. Maemunah, S.Pd., M.Pd., Wakil Ketua Bidang Hukum dan HAM PDA Kota Mataram, menyampaikan materi mengenai Kebijakan Perubahan Kurikulum Nasional Berbasis Pembelajaran Mendalam. Sementara itu, Prof. Dr. Citra Ayu Dewi, M.Pd., dosen UNDIKMA sekaligus Majelis Hukum dan HAM Pimpinan Daerah Aisyiah Kota Mataram, memberikan materi tentang Penggunaan Aplikasi Media Flipbook dalam Pembelajaran Mendalam.
Pelaksanaan PKM ini dilatarbelakangi oleh masih adanya kendala yang dihadapi guru TK ABA Kota Mataram dalam menyusun modul ajar berdiferensiasi, menerapkan pembelajaran berbasis deep learning, serta memanfaatkan media digital interaktif dalam pembelajaran. Sebagian guru masih menggunakan pola pembelajaran yang seragam dan konvensional sehingga keberagaman kebutuhan belajar anak belum sepenuhnya terakomodasi. Karena itu, pelatihan dirancang untuk memperkuat pengetahuan dan keterampilan guru dalam mengembangkan pembelajaran yang inovatif, bermakna, dan sesuai dengan karakteristik anak usia dini.
Dalam pelaksanaannya, kegiatan menggunakan pendekatan partisipatif, edukatif, dan pendampingan. Peserta terlibat aktif melalui diskusi dan berbagi pengalaman pembelajaran di sekolah masing-masing. Sementara itu, pendekatan edukatif dilakukan melalui penyampaian materi secara sistematis oleh narasumber, sedangkan pendampingan diarahkan untuk membantu guru memahami tahapan pengembangan modul ajar diferensiasi berbasis deep learning dengan dukungan media flipbook.
Hasil kegiatan menunjukkan dampak yang positif terhadap pemahaman peserta. Berdasarkan hasil post-test, tingkat pemahaman peserta terhadap materi pelatihan mencapai sekitar 98 persen dengan kategori sangat tinggi. Capaian tersebut menunjukkan adanya peningkatan pemahaman peserta dalam mengembangkan pembelajaran mendalam berbasis diferensiasi dengan memanfaatkan media flipbook bagi anak usia dini.
Selain meningkatkan kompetensi guru, kegiatan ini menjadi bentuk nyata kontribusi akademisi, khususnya dosen, dalam melaksanakan pengabdian kepada masyarakat. Pelatihan tersebut sekaligus memperkuat kolaborasi antara perguruan tinggi dan lembaga pendidikan Aisyiyah dalam mendukung kemajuan persyarikatan Muhammadiyah di Kota Mataram.
Melalui kegiatan ini, para guru diharapkan mampu mengembangkan perangkat pembelajaran yang semakin kreatif, adaptif, dan berbasis teknologi digital, sehingga proses pembelajaran anak usia dini menjadi lebih menarik, bermakna, serta sesuai dengan kebutuhan dan tahap perkembangan anak.

