
Mataram – Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Muhammadiyah Mataram (UMMAT) secara resmi melepas 288 mahasiswa peserta Program Pengenalan Lapangan Persekolahan (PLP) 2 Terintegrasi Kuliah Kerja Nyata (KKN) Pendidikan Tahun 2026 pada Rabu, 15 Juli 2026, bertempat di Lapangan FKIP Universitas Muhammadiyah Mataram. Para mahasiswa tersebut akan melaksanakan praktik kependidikan dan pengabdian kepada masyarakat yang tersebar di berbagai sekolah di seluruh wilayah Kabupaten Lombok Tengah.
Kegiatan pelepasan dihadiri oleh Rektor Universitas Muhammadiyah Mataram, Dr. H. Abdul Wahab, M.A., para Wakil Rektor, Dekan FKIP UMMAT Dr. Muhammad Nizaar, M.Pd.Si., para Wakil Dekan FKIP, seluruh Ketua Program Studi di lingkungan FKIP, Dosen Pembimbing Lapangan (DPL), panitia, serta 288 mahasiswa peserta PLP 2 Terintegrasi KKN Pendidikan Tahun 2026.
Program PLP 2 Terintegrasi KKN Pendidikan merupakan implementasi pembelajaran lapangan yang bertujuan memberikan pengalaman nyata kepada mahasiswa dalam mengelola proses pembelajaran di sekolah sekaligus melaksanakan pengabdian kepada masyarakat. Selama menjalankan program, mahasiswa akan mengaplikasikan kompetensi pedagogik, profesional, sosial, dan kepribadian yang telah diperoleh selama perkuliahan sehingga mampu beradaptasi dengan dinamika dunia pendidikan dan kebutuhan masyarakat.

Dalam sambutannya, Rektor Universitas Muhammadiyah Mataram, Dr. H. Abdul Wahab, M.A., memberikan apresiasi kepada seluruh mahasiswa yang akan diterjunkan ke sekolah-sekolah mitra. Menurutnya, kegiatan ini merupakan kesempatan emas untuk membentuk karakter, meningkatkan kompetensi, dan memperkuat pengalaman sebagai calon pendidik profesional.
“Saya memberikan apresiasi kepada seluruh mahasiswa yang akan melaksanakan PLP 2 Terintegrasi KKN Pendidikan. Jadikan kegiatan ini sebagai ruang belajar yang sesungguhnya, tempat mengasah kompetensi, membangun karakter, dan menunjukkan dedikasi sebagai calon pendidik. Jagalah nama baik Universitas Muhammadiyah Mataram, bangun komunikasi yang baik dengan sekolah maupun masyarakat, serta manfaatkan pengalaman ini sebagai bekal menjadi guru profesional yang mampu memberikan dampak positif bagi lingkungan sekitar,” ujar Rektor.

Sementara itu, Dekan FKIP UMMAT, Dr. Muhammad Nizaar, M.Pd.Si., menegaskan bahwa mahasiswa FKIP memiliki karakteristik dan kompetensi yang berbeda dibandingkan mahasiswa dari fakultas lain karena dipersiapkan menjadi tenaga pendidik profesional.
“Mahasiswa FKIP harus memiliki keterampilan yang berbeda dengan fakultas lain, khususnya dalam kemampuan mengajar dan mendidik di sekolah. Oleh karena itu, manfaatkan kesempatan ini untuk mengembangkan kompetensi pedagogik, membangun karakter sebagai pendidik, serta menunjukkan etika, kedisiplinan, dan profesionalisme selama berada di sekolah maupun di tengah masyarakat,” tegasnya.
Ketua Panitia sekaligus Syafruddin Muhdar, M.Pd., berharap seluruh peserta dapat menjalankan program dengan penuh tanggung jawab sehingga seluruh rangkaian kegiatan berlangsung sesuai target yang telah ditetapkan.
“Kami berharap seluruh mahasiswa dapat mengikuti setiap tahapan kegiatan di lapangan dengan penuh tanggung jawab, menjaga koordinasi dengan Dosen Pembimbing Lapangan dan pihak sekolah, sehingga pelaksanaan PLP 2 Terintegrasi KKN Pendidikan Tahun 2026 dapat berjalan dengan lancar serta menghasilkan pengalaman belajar dan capaian yang maksimal bagi seluruh peserta,” ungkapnya.
Melalui pelepasan ini, 288 mahasiswa FKIP UMMAT resmi diberangkatkan untuk melaksanakan PLP 2 Terintegrasi KKN Pendidikan di berbagai sekolah yang tersebar di seluruh Kabupaten Lombok Tengah. Program ini menjadi salah satu bentuk komitmen FKIP UMMAT dalam mencetak calon guru yang profesional, berkarakter Islami, adaptif terhadap perkembangan dunia pendidikan, serta mampu memberikan kontribusi nyata bagi peningkatan kualitas pendidikan dan pemberdayaan masyarakat.
Diharapkan seluruh peserta dapat menjaga nama baik almamater, menjunjung tinggi etika profesi keguruan, serta membangun kolaborasi yang harmonis dengan sekolah, pemerintah daerah, dan masyarakat sehingga pelaksanaan PLP 2 Terintegrasi KKN Pendidikan Tahun 2026 memberikan manfaat yang luas bagi semua pihak.
